Baca! Baca! Baca! Lalu, jadilah Anda orang yang berperadaban!

Profil Qi Falah di Buku Gempa Literasi

Rabu, 30 Mei 2012

Perpustakaan milik Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten, yang diberi nama Pondok Baca Qi Falah (berdiri 2009), mendapat kehormatan karena profilnya dimuat di buku Gempa Literasi: Dari Kampung untuk Nusantara, yang ditulis oleh Gol A Gong (tokoh TBM Rumah Dunia Serang/Ketua Taman Bacaan Masyarakat Indonesia) dan Agus M. Irkham (Forum Indonesia Membaca). Buku setebal 519 halaman terbitan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) Jakarta, dan diterbitkan Februari 2012 ini berisi seluk-beluk dunia literasi di Indonesia. Banyak cerita menarik di sana. Isinya hasil tulisan kedua tokoh literasi itu di majalah dan koran ternama. Dan diantara isinya, adalah 50 profil taman baca di Indonesia, yang diambil dari Buku Kepergok Membaca terbitan World Book Day 2010. Diantara 50 profil taman bacaan yang ditampilkan di sana, salah satunya adalah Pondok Baca Qi Falah, tepatnya di halaman 485-486. Ini satu-satunya taman bacaan di Kab. Lebak yang mendapat kesempatan ditampilkan di buku berslogan “Buku Sakti Pegiat Literasi” ini. “al-Hamdulillah ya, pondok baca kita dilihat oleh orang lain dan bahkan ditampilkan di buku yang penting ini. Mudah-mudahan ini karena pondok baca kita dinilai penting juga oleh mereka,” ujar Ahmad Turmudzi, orang penting di Pondok Baca Qi Falah dan pernah menjadi ketuanya. Harapannya, dengan nebeng tampil di buku penting ini, Pondok Baca Qi Falah kian dikenal masyarakat secara luas, sehingga mereka bisa mengakses buku-buku yang tersimpan di dalamnya secara lebih massif lagi. “Semoga saja, Pondok Baca Qi Falah semakin bermanfaat bagi orang banyak. Ini tentunya harapan kita semua, karena inilah sesungguhnya tujuan yang hendak kita capai,” ujar Ustadz Agus F. Awaluddin, mantan Ketua Pondok Baca Qi Falah lainnya. Namun demikian, selain patut disyukuri, kenyataan ini juga harus menjadi pelajaran penting bagi kru Pondok Baca Qi Falah. Jika ia makin dikenal, maka koleksi bukunya harus semakin banyak dan pengelolaannya semakin baik. “Insya Allah, kehormatan ini harus dijadikan momen bagi kita untuk lebih baik lagi, bukannya malah membuat kita terlena dan stagnan,” ujar Ustadz Agus. Oke, semoga saja, Pondok Baca Qi Falah kian dikenal di luaran sana. Dan yang paling penting, kemanfaatannya kian dirasakan oleh orang banyak, sehingga lambat laun bisa turut mengangkat harkat pendidikan di Kab. Lebak khususnya, dan Banten umumnya. Ala kulli hal, terima kasih untuk Mas Gong dan Mas Agus yang mempercayai Pondok Baca Qi Falah untuk menjadi mitra literasi di negeri ini.[nuha]

0 komentar:


Bulletin Qi Falah edisi 06/1/2009

  © Blogger template Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP