Baca! Baca! Baca! Lalu, jadilah Anda orang yang berperadaban!

Santri Diberi Penyuluhan Bahaya Flu Burung

Kamis, 22 April 2010

Santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah, Jl. Sampay-Cileles Km. 5 Ds. Sumurbandung
Kec. Cikulur Kab. Lebak Prop. Banten diberi penyuluhan perihal bahaya flu burung, Rabu (21/4/2010) malam. Bertempat di Majelis Putra, ratusan santri putra dan putri yang hadir tampak antusias mendengarkan paparan drh Imam Alriadi, yang mendapat tugas menyuluh dari Dinas Peternakan Kab. Lebak.

Dalam uraiannya, lajang tambun asal Lampung ini menjelaskan perihal virus flu burung (h5n1) yang banyak ditemukan di wilayah Lebak. Menurutnya, asal muasal virus ini dari manusia yang tertular ke hewan. Lalu, dari hewan kembali balik ke manusia.

Dimoderatori Pak Nurhasan alias Achonk, Mas Imam menyatakan, terjadinya penularan virus ini dari hewan ke manusia tak lain karena adanya kesamaan beberapa hal dari keduanya. "Ini yang menyebabkan penularan," ajarnya.

Untuk mengantisipasinya, maka kita harus berlaku bersih dalam keseluruhan hidup kita. "Kalau
umpamanya sudah terjangkit, bisa juga dibantu dengan Tamiflu", kata dokter hewan alumni universitas di Yogyakarta ini. Selain itu, pemerintah juga telah banyak melakukan langkah-langkah pencegahan.

Di luar forum penyuluhan, Mas Imam bercerita perihal bahaya mengkonsumsi babi. Selain ada cacing pitanya, yang punya kait ke usus dan tak bisa lepas, mengkonsumsi babi juga menyebabkan tubuh kita rentan terkena virus berbahaya. "Daging babi itu mediator masuknya
virus dalam tubuh kita," terangnya.

Itu barangkali diantara alasan Islam mengharamkan babi bagi pemeluknya, ya dok? Wah, kalau ada informasi begini, santri kian pinter dok. Thank. (nhm)

0 komentar:


Bulletin Qi Falah edisi 06/1/2009

  © Blogger template Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP