Baca! Baca! Baca! Lalu, jadilah Anda orang yang berperadaban!

Tangis Haru Warnai Kelulusan SMA QF

Rabu, 30 Mei 2012

Setelah dag dig dug berdebar-debar beberapa minggu lamanya menunggu detik-detik pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) 2011-2012, kini siswa-siswi Kelas XII IPA/IPS SMA Qothrotul Falah bisa bernafas lega. Ploooooongggg rasanya. Apa pasal? Tak lain karena hasil UN yang ditunggu-tunggu telah keluar, Sabtu 26 Mei 2012. Hasilnya? “al-Hamdulillah, tak ada satupun siswa SMA Qothrotul Falah yang ketinggalan alias lulus seratus persen. Tentu saja, ini berkat doa dan kerja keras dari semua pihak. Terima kasih untuk semua yang terlibat,” ujar Kepala SMA Qothrotul Falah, NHM. Untuk SMA QF sendiri, pengumuman resmi baru disampaikan Ahad, 27 Mei 2012 pagi, dengan mengundang wali siswa. “Kalau kita ingin mengumumkan tanpa melibatkan wali santri, tentu tadi malam pun sudah bisa kita umumkan. Tapi kan kita ingin menjalin silaturahim dengan wali santri lebih dekat lagi. Apalagi, ini mungkin silaturahim resmi terakhir menjelang wisuda,” ujar NHM, di hadapan wali santri Kelas XII, Ahad (27/5/2012), di Pondok Baca Qi Falah. Di hadapan wali santri, NHM mengungkapkan, pihaknya telah melakukan hal-hal yang maksimal untuk kebaikan siswa-siswi SMA QF. “Inilah yang bisa kami berikan untuk Bapak/Ibu dan anak-anak kita. Semoga, apa yang kami berikan ini, walaupun sedikit, setidaknya bisa memberikan manfaat buat anak-anak kita,” ujarnya. Dikatakan NHM, yang didampingi Kepala MTs Qothrotul Falah Tanto Haryanto, Waka Kurikulum Rakhmat A Ibrahim dan Bendahara Dede Saadah, UN hanyalah satu syarat dari sekian syarat kelulusan. “Syarat yang berkaitan dengan KBM, mungkin sudah selesai. Tapi yang berkaitan dengan akhlak mulia, kita masih akan pantau hingga wisuda. Karenanya, kelulusan sesungguhnya baru akan terjadi pada saat wisuda. Makanya, kami berharap, Bapak/Ibu terus mengontrol anak-anaknya untuk mengikuti segala kegiatan pesantren hingga benar-benar telah dilepas,” pintanya. Usai sambutan, maka giliran penyampaian SK kelulusan. Pada saat inilah, NHM berdiri dan memberikan SK satu persatu kepada wali siswa. Muka-muka mereka tampak menegang dan tidak tenang. Jangan…jangan…jangan…Dan al-hamdulillah, usai amplop dibuka, semuanya dinyatakan lulus UN. Keteganganpun segera berganti keharuan. “al-Hamdulillah, semuanya lulus. Saya takut dan kuatir kalau ada yang tidak lulus, apalagi kalau itu anak saya. Saya sempat tidak ingin datang ke sini, karena males,” ujar Ibu dari siswa Iip Kholifah. Maklum, sehari sebelumnya, Iip sempat diisukan tidak lulus oleh kawan-kawannya. “Ah, itu isu saja. Semuanya lulus kok,” tepis NHM sambil tertawa. Para siswa sendiri tampak riang gembira. Saking senangnya, air mata mereka berlelehan. Ada yang berangkulan dengan orang tuanya, sambil sesenggukan. Ada yang menangis bersama kawan-kawannya di pojok. Yang pasti, tangisan itu tanda kebahagiaan. al-Hamdulillah. Selamat ya! Awas, jangan corat-coret baju. Hibahkan saja buat adik kelas kalian. [nuha]

2 komentar:

Anonim mengatakan...

alhmdulillah....

ini awal adik2 menghadapi perjuangan yg sebenar ny.
demi masa depan, ttp semngat buat adik2 yg lulus... tahun ini.

qf selalu di hati.

Anonim mengatakan...

Kapan ada reuni akbar MTS SMA QF


Bulletin Qi Falah edisi 06/1/2009

  © Blogger template Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP