Baca! Baca! Baca! Lalu, jadilah Anda orang yang berperadaban!

Soccer for Peace in Pesantrens Berdampak Positif Bagi Santri

Senin, 27 Februari 2012

Training of Trainer (TOR) “Soccer for Peace in Pesantrens” untuk guru-guru olah raga SMP/MTS/SMA/SMK Kec. Cikulur yang dihelat selama tiga hari, Selasa-Kamis (21-23/2/2012) berlangsung semangat. Para guru yang hadir tampak tiada bosan-bosannya mengikuti materi yang disajikan. Ditambah praktik lapangan yang mengasikkan, mereka kian bersemangat saja.

“Saya senang penyelenggaraan TOT ini. Apalagi saya baru kali ini ikut serta kegiatan kayak begini. Tidak menjemukan dan bikin semangat. Trainernya bagus-bagus dan bisa membawa stabilitas semangat kita. Walaupun tiga hari, di ruangan dan di luar ruangan, suasananya tetap semangat,” ujar Guru Olah Raga SMAN 1 Cikulur, Wardoyo, yang menjadi peserta paling senior.

Seperti diketahui, bekerjasama dengan Search for Common Ground (SFCG), Asian Soccer Academy (SFCG), dan Pondok Pesantren Qothrotul Falah, kegiatan yang diselenggarakan di tiga tempat, Pondok Baca Qi Falah, lapangan Futsal Qi Ibing dan Lapangan Simpati ini diniatkan untuk tujuan resolusi konflik melalui sepak bola. “Sekaligus untuk mencari bakat-bakat terpendam pesepak bola. Sebenarnya banyak yang berbakat, cuma nggak terpantau,” ujar Abdul Aziz, tim coaching dari ASA.

Di hari pertama, TOT diisi dengan perkenalan sesama peserta, game-game, dan materi resolusi konflik. Juga dilakukan praktik main bola di lapangan yang disisipi nilai-nilai filosofis sepak bola; kerja sama, keuletan, tanggungjawab, focus gol, dan sebagainya. Sore harinya, dilakukan praktik coaching bersama para santri. Kegiatan lantas ditutup secara resmi Kamis siang, 23/2/2012, dengan pemberian cendera mata oleh SFCG kepada Pondok Pesantren Qothrotul Falah.

Rencanananya, sebagai tindak lanjut kegiatan ini, pada April 2012 akan diselenggarakan turnamen mini antara tim binaan peserta TOT. Akan didampingi pihak SFCG dan ASA, kegiatan ini sekalian diniatkan untuk mencari bakat pesepak bola.

“Jika ada yang bagus, nanti akan kita ajak ke Jakarta untuk dibina oleh ASA. Jika mampu bersaing dengan anak-anak binaan ASA lainnya, termasuk yang dari luar negeri, maka bisa kita rekomendasikan ke Liga Inggris,” ujar Aziz di depan para santri dan tim lainnya, di Lapangan Simpati, disambut tepuk tangan.

Tak diduga, kegiatan ini ternyata juga direspon positif baik oleh santri maupun guru Pondok Pesantren Qothrotul Falah. Buktinya, baru sehari paska penyelenggaraan TOT ini, mereka sudah punya rencana-rencana jangka panjang terkait sepak bola untuk resolusi konflik.

Pertama, bulan Mei 2012, pihak pesantren rencananya akan menyelenggarakan Turnamen Futsal antara SD/MTs/SMP Kec. Cikulur dan sekitarnya. Kegiatan akan diselanggarakan di Lapangan Futsal Qi Ibing. “Kita akan mencoba mencari sponsor-sponsor yang konsen dengan olah raga dan pengembangan bakat,” ujar Liandi Kaputera, penanggungjawab olah raga pesantren.

Kedua, dalam waktu dekat akan dibuat lapangan sepak bola untuk santri. Al-hamdulillah, pesantren telah memiliki tanah kosong yang cukup luas, yang tidak termanfaatkan secara maksimal. “Ini cukup luas. Tinggal kita rapikan. Insya Allah dampaknya akan sangat positif bagi para santri dan masyarakat,” ujar Mang Udong, saat memantau lokasi bakal lapangan.

Inilah bentuk positif lanjutan penyelenggaran TOT ini. Okelah kawan-kawan, insya Allah kebersamaan kita akan menjadikan pesantren tercinta ini maju dan kian ramai. Yuk kita terus bekerja untuk kemanfaatan orang banyak.[enha]

0 komentar:


Bulletin Qi Falah edisi 06/1/2009

  © Blogger template Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP