Baca! Baca! Baca! Lalu, jadilah Anda orang yang berperadaban!

Muhadharah Akbar On Air di Radio Qi FM

Sabtu, 11 Februari 2012

Muhadharah (latihan pidato) akbar santri Pondok Pesantren Qothrotul Falah Cikulur Lebak Banten tahun 2012 ini sangat istimewa dan mengesankan. Tidak hanya penataan panggung dan program acaranya yang menarik karena ditata sebaik mungkin oleh para mudabbir, namun juga karena acara tahunan ini disiarkan langsung di Radio Qi FM, dengan frekuensi 107.70 FM. Ini lantaran permintaan pendengar yang ingin menyimak kegiatan muhadharah santri dari jauh.

“Ini baru pertama diselanggarakan sepanjang sejarah muhadharah. Ini berkat dukungan Mang Udong yang paham soal teknik. Tidak hanya itu, informasinya juga disharing lewat face book secara langsung dan dipantau di group Keluarga Pondok Pesantren Qothrotul Falah oleh para alumni,” ujar Ustadz Ahmad Turmudzi, saat berlangsungnya kegiatan ini, di Aula Serbaguna, Kamis (9/2/2012) malam.

Dihadiri seluruh santri dan dewan guru, keberlangsungan agenda muhadharah ini diawali dengan pembukaan, lalu disambung pembacaan ayat suci al-Qur’an, shalawat, dan kasidah oleh Tim Kasidah Qothrotul Falah yang baru saja menyabet Juara Pertama Gebyar Maulid tingkat SMP/MTs se-Kec. Cikulur, Cileles dan Cimarga pada Sabtu (4/2/2012) di SMA N 1 Cikulur.

Agenda lantas disambung sambutan oleh Ustadz Aang Abdurohman, SE atas nama Pondok Pesantren Qothrotul Falah. Dalam sambutan singkatnya, Putera Pertama Pengasuh ini menyatakan, muhadharah akbar kali ini diselenggarakan bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Kita sudah selayaknya mencintai Nabi Muhammad Saw, sebagai junjungan kita. Apalagi saat ini bertepatan dengan bulan maulud,” ujar alumni Ponpes Tebu Ireng Jombang dan Ponpes Lirboyo Kediri ini.

Dikatakannya, siapapun yang tidak mencintainya, bukanlah termasuk golongan umat Nabi Muhammad SAW. “Akhir Februari 2012 ini kita insya Allah juga akan mengadakan kegiatan Maulid Nabi. Nanti para santri wajib mengenakan sarung, peci, dan koko,” ujarnya disambut tawa.

“Kenapa Maulid Nabi itu penting?” tanyanya. “Ini karena Nabi Muhammad SAW adalah pemungkas para nabi. Maka kelahirannya penting untuk dimuliakan, karena kelahirannya dinanti-nantikan oleh makhluk seluruh alam raya ini,” jawabnya menimpali dirinya.

Selain itu, Sarjana Ekonomi jebolan Universitas Tribakti Kediri ini juga menyinggung Radio Qi FM, yang baru dua hari mengudara. “Jarang pondok pesantren punya radio,” katanya disambut tawa hadirin. “Radio ini bisa menjadi media untuk berdakwah kepada masyarakat. Bisa ngaji kitab lewat radio, belajar Bahasa Inggris juga lewat radio. Kita harus bersyukur atas hadiah dari Allah SWT ini,” ungkapnya senang.

Usai sambutan Ustadz Gaban – sapaan akrabnya – acara dilanjutkan ceramah dai cilik Tb. Ahmad Munawir (siswa kelas VIII MTs Qothrotul Falah) yang membawakan tema “Menghormati Orang Tua”. Lantas dilanjutkan public speaker, dengan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Diawali oleh Siti Muflihah (siswi Kelas XI SMA Qothrotul Falah, asal Tenjo Lebak) dengan Bahasa Inggris yang membawakan tema “Islam between Peace and War”, disambung oleh Moh. Rofki dalam Bahasa Arab, dan seterusnya.

Ditemani snack dan minuman penghangat, malam yang dinginpun tak terasa cepat larut. Para santripun tampak semangat mengikuti jalannya acara ini dari awal hinggal usai. Goooodddd![enha]



0 komentar:


Bulletin Qi Falah edisi 06/1/2009

  © Blogger template Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP