Baca! Baca! Baca! Lalu, jadilah Anda orang yang berperadaban!

SANTRI BARU ENJOY IKUTI RANGKAIAN AGENDA MABIS

Selasa, 19 Juli 2011

Santri baru Pondok Pesantren Qothrotul Falah, baik yang MTs maupun SMA mengikuti kegiatan Masa Bimbingan Santri (MABIS) selama tiga hari, Rabu-Jum’at (13-15 Juli 2011). Dua hari berikutnya, Sabtu-Ahad (16-17 Juli 2011) mereka mengikuti perkemahan penerimanaan ambalan, yang diselenggarakan di bumi perkemahan pesantren.

Pada MABIS yang bertemakan “Membentuk Insan Kamil Melalui Pondok Pesantren” ini, para santri baru yang datang dari berbagai wilayah di Banten ini (Tangerang, Jakarta, Lebak, Pandeglang, Serang, dan sebagainya), terlihat enjoy dan menikmati agenda-agenda MABIS, karena MABIS tidak diisi materi an sich, melainkan juga kegiatan hiburan dan game-game.

Menurut Ketua Panitia MABIS, Nurhasan S.Pd., tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan santri baru pada pesantren dan kegiatan yang dilakukan di dalamnya. “Kita mengenalkan sejarah pesantren, kegiatan-kegiatan baik yang formal maupun non-formal, juga saling berbagai pengalaman antara guru dengan santri baru. Ini tentunya kegiatan yang bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Dikatakan Pak Achonk – sapaan akrab sarjana Sastra Indonesia dari STKIP Lebak ini – pihaknya sengaja memberikan banyak game-game, supaya para peserta tidak jenuh. “Kita ingin mereka fresh. Apalagi mereka ini kan santri baru. Harus diberikan sesuatu yang menyegarkan pikiran dan hati mereka, bukannya malah bikin suntuk,” ujarnya.

Adapun pemateri yang didaulat mengisi acara MABIS, antara lalin, Drs. Engkus Kusnadi, M.Pd. (Kepala UPT Pendidikan Malingping), Ade Bujhaerimi, S.Pd.I. (Anggota Komisi Transparansi dan Partisipasi/KTP Lebak), Aang Abdurrahman, S.E. (Koordinator MPS Ponpes Qothrotul Falah), Nurul H. Maarif (Mahasiswa S3 UIN Jakarta), Ahmad Amrullah (Alumni Ponpes Gontor Ponorogo dan Mahasiswa STAI La Tansa Lebak), Agus Faiz Awaludin (Mahasiswa STAISMAN Pandeglang) dan masih banyak lagi.

Mengikuti MABIS selama tiga hari plus perkemahan selama dua hari, ternyata tidak membuat santri baru jenuh. “al-hamdulillah, kita senang-senang saja, karena banyak hal bermanfaat yang kami dapatkan. Apalagi ketika perkemahan, kami menjalaninya dengan senang hati,” ujar santri asal Pandeglang, M. Iip Muflihin.

Pembukaan KBM
Usai menjalani MABIS dan perkemahan, mereka beristirahat selama sehari, yakni Ahad. Malam harinya, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), baik MTs, SMA, Diniah, maupun kegiatan ekstrakurikuler lainnya secara resmi dibuka oleh pihak pesantren, yang diwakili oleh Putera Pengaruh Pondok Pesantren Qothrotul Falah, Ustadz Aang Abdurrahman, S.E.

Dalam sambutannya, Ustadz Gaban – sapaan akrab alumni Pondok Pesantren Tebuireng Jombang dan Lirboyo Kediri ini – menyatakan, hanya orang-orang terpilih saja yang akan dikirimkan oleh Allah ke pesantren. “Man yuridillah bihi khairan yufaqqihhu fi al din. Siapa dikehendaki baik oleh Allah, maka akan diberi pemahaman di bidang agama. Jadi, kalian ini, para santri, adalah orang-orang yang dipilih dan dikirim oleh Allah ke pesantren ini,” ujarnya, di Majelis Putera Pondok Pesantren Qothrotul Falah.

Karenanya, sambung Ustadz Gaban, dirinya mewakili lembaga mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung. “Selamat datang. Semoga kalian di sini mendapatkan sesuatu yang bermanfaat, yang bisa menjadi bekal kehidupan dunia dan akhirat,” ujarnya lagi. “Dan secara resmi, KBM akan kita mulai besok (18 Juli 2011, red). Semoga semuanya berjalan lancar sesuai yang kita harapkan,” terangnya disambut riuh tepuk tangan para santri.[enha]



0 komentar:


Bulletin Qi Falah edisi 06/1/2009

  © Blogger template Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP